Bab 135 Tebak-tebakan Berhadiah
Setelah menyelesaikan urusan Xia Bingying, hari sudah lewat pukul sepuluh saat An Su kembali ke kantor. Ia menunda pekerjaannya sejenak untuk menemui target tugasnya, Chen Weini.
An Su merasa lega saat mendapati Chen Weini bersikap patuh, sedang menghafal naskah, dan riasan wajahnya pun tampak pantas. Hanya saja, alisnya terlihat aneh. Mau bagaimana lagi, karena sudah dicukur habis, hasil lukisannya tidak akan pernah bisa terlihat alami. Artis lain berusaha sekuat tenaga agar alis mereka tumbuh lebat, sementara dia malah mencukurnya hingga bersih.
"Rawatlah alis itu agar tumbuh kembali. Nanti akan kucarikan peran dengan penampilan wajah polos agar bisa menaikkan popularitasmu," ujar An Su sebelum melangkah keluar ruangan.
Chen Weini tertegun sejenak, tampak ragu, namun akhirnya mengangguk setuju. Melihat sikapnya yang kurang berpendirian, An Su merasa dirinya seperti seorang diktator. Namun, melihat alis itu benar-benar menyakitkan mata! Kapan dia berhenti